Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP)
Di LAB kali ini kita akan membahas bagaimana konfigurasi DHCP di windows server 2012. Sebelum kepenerapannya, apakah kalian tahu DHCP apa? DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) adalah salah satu protocol pada jaringan komputer yang dapat memberikan atau meminjamkan IP Address terhadap host yang berada dalam satu jaringan (1 network) secara otomatis.
Jadi, Pemberian IP Address yang dilakukan server kepada client tidak secara manual lagi, Jika kita menggunakan DHCP pemberian IP Address tersebut secara otomatis / dynamic.
Oke, sekarang ke penerapannya :
IP Address
Server : 172.16.24.1
Setting DHCP IP for client (start ip - end ip) : 172.16.24.2 - 172.16.24.10
Client : D H C P
Pertama, Install feature DHCP Server tersebut, Klik tab manage kemudian pilih/klik Add Roled and Features
Selanjutnya, pilih Role-based or feature based installation
Setelah itu di server selection ,pilih select a server from the server pool
Di Server roles, centang DHCP Server untuk menginstall feature ini
Kemudian disini tidak ada yang harus ditambahkan atau di install
Disini terdapat penjelasan bagaimana DHCP bekerja atau apa saja yang dibutuhkan jika ingin menggunakan DHCP.
Kemudian disini pengonfirmasian penginstallan DHCP Server tersebut. Klik install konfirmasi penginstallan DHCP Server
Tunggu penginstallan sampai selesai, jika sudah selesai tutup window ini dengan klik close
Selanjutnya, klik tab bergambar bendera seperti digambar, kemudian selesaikan konfigurasi DHCP untuk penginstallan sebelumnya
Gunakan user pengenal untuk administrator / server nya tersebut. Klik commit jika sudah
Bisa dilihat gambar dibawah ini, pembuatan security grup dan authorizing DHCP server sudah selesai
Setelah semuanya sudah terinstall, pada sekarang inilah kita akan konfigurasi DHCP Server. Klik tab tool kemudian pilih DHCP Server
Terbukalah window DHCP. klik kanan pada menu seperti yang digambar kemudian pilih Add/Remove Bindings...
Pilih koneksi yang akan dikoneksikan (DHCP) menuju client. Karena disini hanya ada satu koneksi, saya hanya memilih itu. Di penjelasan window ini jika list/daftar koneksi tidak ada, maka yang harus dilakukan adalah atur ip address secara static pada network komputer perangkat.
Klik kanan pada menu IPv4 kemudian pilih New Scope untuk membuat IP Scope yang di DHCP-kan
Setelah itu, masuklah ke New Scope untuk melanjutkan pembuatan Scope IP
Masukkan nama dan deskripsi (identity) untuk scope ini.
Masukkan IP range untuk diberikan ke client. Jadi, Si client bisa mendapat IP DHCP antara range tersebut.
Disini saya memasukan IP yang tidak akan diberikan server ke client.
Tentukan waktu/durasi untuk client menggunakan IP DHCP yang diberikan server tersebut.
Pilih opsi Yes jika kalian ingin menambah konfigurasi tambahan untuk DHCP ini, konfigurasi tambahan tersebut diantara lain Router(default gateway), DNS ,dan Wins Server.
Masukkan IP Address server pada Default gateway ini
Masukkan nama domain serta memasukkan IP DNS untuk jaringan
Di Wins Server hanya memasukkan IP Server.
Pilih Yes untuk mengaktifkan Scope.
Kembali ke window DHCP, pilih scope untuk melihat Address pool dan Address leases
Di Address pool ini terdapat list Range IP untuk client dan IP yang tidak diberikan server ke client
Kemudian di Address Leases terdapat IP DHCP yang sudah terkirim ke client
Cek ke client apakah IP DHCP dari server sudah tercantum atau belum. Dibawah ini bisa dilihat IP DHCP tersebut sudah terpasang di Client
IP sudah tercantum di client windows
Di LAB kali ini kita akan membahas bagaimana konfigurasi DHCP di windows server 2012. Sebelum kepenerapannya, apakah kalian tahu DHCP apa? DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) adalah salah satu protocol pada jaringan komputer yang dapat memberikan atau meminjamkan IP Address terhadap host yang berada dalam satu jaringan (1 network) secara otomatis.
Jadi, Pemberian IP Address yang dilakukan server kepada client tidak secara manual lagi, Jika kita menggunakan DHCP pemberian IP Address tersebut secara otomatis / dynamic.
Oke, sekarang ke penerapannya :
IP Address
Server : 172.16.24.1
Setting DHCP IP for client (start ip - end ip) : 172.16.24.2 - 172.16.24.10
Client : D H C P
Pertama, Install feature DHCP Server tersebut, Klik tab manage kemudian pilih/klik Add Roled and Features
Selanjutnya, pilih Role-based or feature based installation
Setelah itu di server selection ,pilih select a server from the server pool
Di Server roles, centang DHCP Server untuk menginstall feature ini
Kemudian disini tidak ada yang harus ditambahkan atau di install
Disini terdapat penjelasan bagaimana DHCP bekerja atau apa saja yang dibutuhkan jika ingin menggunakan DHCP.
Kemudian disini pengonfirmasian penginstallan DHCP Server tersebut. Klik install konfirmasi penginstallan DHCP Server
Tunggu penginstallan sampai selesai, jika sudah selesai tutup window ini dengan klik close
Selanjutnya, klik tab bergambar bendera seperti digambar, kemudian selesaikan konfigurasi DHCP untuk penginstallan sebelumnya
Gunakan user pengenal untuk administrator / server nya tersebut. Klik commit jika sudah
Bisa dilihat gambar dibawah ini, pembuatan security grup dan authorizing DHCP server sudah selesai
Setelah semuanya sudah terinstall, pada sekarang inilah kita akan konfigurasi DHCP Server. Klik tab tool kemudian pilih DHCP Server
Terbukalah window DHCP. klik kanan pada menu seperti yang digambar kemudian pilih Add/Remove Bindings...
Pilih koneksi yang akan dikoneksikan (DHCP) menuju client. Karena disini hanya ada satu koneksi, saya hanya memilih itu. Di penjelasan window ini jika list/daftar koneksi tidak ada, maka yang harus dilakukan adalah atur ip address secara static pada network komputer perangkat.
Klik kanan pada menu IPv4 kemudian pilih New Scope untuk membuat IP Scope yang di DHCP-kan
Setelah itu, masuklah ke New Scope untuk melanjutkan pembuatan Scope IP
Masukkan nama dan deskripsi (identity) untuk scope ini.
Masukkan IP range untuk diberikan ke client. Jadi, Si client bisa mendapat IP DHCP antara range tersebut.
Disini saya memasukan IP yang tidak akan diberikan server ke client.
Tentukan waktu/durasi untuk client menggunakan IP DHCP yang diberikan server tersebut.
Pilih opsi Yes jika kalian ingin menambah konfigurasi tambahan untuk DHCP ini, konfigurasi tambahan tersebut diantara lain Router(default gateway), DNS ,dan Wins Server.
Masukkan IP Address server pada Default gateway ini
Masukkan nama domain serta memasukkan IP DNS untuk jaringan
Di Wins Server hanya memasukkan IP Server.
Pilih Yes untuk mengaktifkan Scope.
Kembali ke window DHCP, pilih scope untuk melihat Address pool dan Address leases
Di Address pool ini terdapat list Range IP untuk client dan IP yang tidak diberikan server ke client
Kemudian di Address Leases terdapat IP DHCP yang sudah terkirim ke client
Cek ke client apakah IP DHCP dari server sudah tercantum atau belum. Dibawah ini bisa dilihat IP DHCP tersebut sudah terpasang di Client
Address leases untuk client windows
IP sudah tercantum di client windows






BLOG-nya sangat membantu. Teruslah berkarya dan terus maju untuk kedepannya.
BalasHapus