Langsung ke konten utama

Array (Pemrograman Dasar)



#CATATAN RAHMAT RIZKI TENTANG 
HASIL PEMROGRAMAN DASAR😝

Array adalah suatu himpunan hingga elemen yang berurut dan 

homogen. 

Array ini ter-urut karena semua elemen yang ada ditampilkan secara terurut/berurut mulai dari elemen pertama sampai elemen ke - n.

Homogen  adalah  semua elemen harus mempunyai tipe data yang sama. Urutan array berdarsarkan homogen tersebut terdapat batas atas atau bisa disebut upperbound dan dan batas bawah atau bisa disebut lowerbound.

Bentuk umum array :

Array = [ L : U ]
Catatan : L = Lowerbound , U = Upperbound

Jenis Array


1. Array dimensi satu

Array dimensi satu adalah array yang mempunyai satu
barisan himpunan. 




Banyaknya elemen dalam suatu array disebut range. Dan untuk mencari range pada suatu array dimensi satu berdasarkan bentuk umum array : [ L : U ] adalah :

Range = [ U1 – L1 ] + 1

Contoh :

Diketahui suatu array, A = [ 3 : 10 ] of integer Berapa range array A ? 
Jawab :
U1=10 ;   L1= 3
Range = [ 10 – 3 ] + 1
=  [ 7 ] + 1
=  8



2. Array dimensi dua
Array dimensi dua adalah suatu array yang mempunyai suatu array yaitu terdiri dari baris dan kolom.

Bentuk umum array dimensi dua : 
Array = [ L1 : U1,  L2 : U2 ]

Catatan : 
L1 = Lowerbound (batas bawah) ke-1
U1= Upperbound (batas atas) ke-1
L2 = Lowerbound (batas bawah) ke-2
U2= Upperbound (batas atas) ke-2

Deklarasi pascal  z : array  [1 … 2 ,  1 … 3] of byte 
1 ... 2 adalah kolom , 1 ... 3 adalah baris.
Deklarasi    SD    z = [ 1 : 2 ,  1 : 3 ]

Range array dimensi dua : Range = [ U1 – L1 + 1 ] [ U2 – L2 + 1 ]

Pada contoh diatas : z = [ 1 : 2 ,  1 : 3 ]
Range = [ 2 – 1 + 1 ] [ 3 – 1 + 1 ]
         = [ 2 ] [3 ]
   = 6

Di Array dimensi dua terdapat Penyajian secara logic dan fisik 👮, jadi kita langsung ke penyajian secara logic dan fisik. Simak dengan benar👇

a. penyajian logic 
dari contoh z = [ 1 : 2,  1 : 3 ] 
1;2 adalah kolom, 1;3 adalah baris

Misalnya : Rate (1 , 3)?

b. penyajian secara fisik

b.1  Colomn Major Order (CMO),  penyajian berdasarkan kolom.




jadi di rate (1, 3) adalah kolom ke-1 dan baris ke-3 yaitu pada kolom berwarna biru.

b.2  Row Major Order (RMO), penyajian berdasarkan baris


Nah, di rate (1, 3) pada row 3  dan col 1 (seperti yang ditunjukkan dengan warna biru).

Lanjut ke array dimensi ke tiga👀

3. Array Dimensi Tiga
  judulnya saja dimensi tiga, berarti array yang satu ini mempunyai tiga dimensi, nah di dimensi tiga ini terdapat kolom, baris dan kedalaman.

Array = [ L1 : U1 ][ L2 : U2 ][ L3 : U3 ], jadi di [L1 : U1] adalah kolom / [L2 : U2] adalah baris / [L3 : U3] adalah kedalaman.

Range = [U1-L1+1] [U2-L2+1] [U3-L3+1]

Sekarang kita contoh array dimensi tiga👦
Contoh  z = [ 1 : 4 ] [ 1 : 3 ] [ 1 : 2 ]
Range  = [ 4 – 1 +1 ][ 3 – 1 + 1 ][ 2 – 1 + 1 ]
             = [ 4 ] [ 3 ] [ 2 ]
             = 24

di dimensi tiga ini juga terdapat penyajian secara logic dan fisik😛
jadi, contoh soal diatas dijawab dengan penyajian secara logic dan fisik dibawah👇

a. penyajian secara logic






Bagaimana di rate (3 ,  2 , 2)???
















b. Penyajian secara fisik
       1. Colomn Major Order




Jadi, kedalaman yang diwarnai biru tersebut adalah rate (3 , 2 , 

2. Row Major Order
Masih sama soalnya, rate (3 ,2 ,2)?

lihat diatas,kotak berwarna biru kolom 3, baris 2 dan adalah kedalaman Ke-2 rate ( 3, 2, 2 ).

Terimakasih.😎 Mohon dimaafkan jika ada kesalahan dalam penulisan catatan/blog saya ini. Kesempurnaan datangnya dari Allah swt ,Kesalahan hanya datang dari diri saya sendiri.👳😉

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Wirelles Access Management - Default Auth & Forward

Assalamu'alaikum Warohmatullohi Wabarakatuh.. Lab Kali ini akan dilanjuti dengan Wirelles Access Management. Dimana Pada LAB ini akan melakukan Konfigurasi Default Authentication dan Default Forward . Untuk Hasil akhirnya ialah bisa dilihat dari proses Test koneksi Antara AP ke Client ataupun Antar client. Kemudian Wirelles Access Management mempunyai fitur atau penjelasan terhadap cara kerjanya. Berikut Penjelasannya, Access List  adalah filter autentikasi sebuah AP (AP side) terhadap client yang terkoneksi. Connect List  adalah filter autentikasi sebuah wireless station (client side) terhadap AP mana yang ingin terkoneksi.  Rule autentikasi atau filter autentikasi dibaca secara terurut dari atas ke bawah seperti halnya sebuah filter firewall sampai request autentikasi mencapai kecocokan.  Sangat dimungkinkan untuk memasang beberapa filter untuk macaddress yang sama dan juga satu rule untuk semua mac- address.  Sebuah rule filter mac-adress bisa dit...

DHCP Server

Bismillah. Assalamu'alaikum WR.WB✌ pada BLOG kali ini saya akan membahasa tentang DHCP Server. jadi, kita ikuti langkah-langkah berikut ini. *btw masih memakai aplikasi WinBox.dan ini lanjutan dari internet access ya. 😁😁😁 PERHATIAN: pada langkah 1-12 adalah internet access, jika sudah melihat/paham internet access,jadi langsung saja ke tutorial 13 kebawah.:) 1.  Buka aplikasi WinBox, lalu Login. Kemudian masuk ke Tab wireless ,klik 2x wlan 1-nya. 2. Scan terlebih dahulu Tethering/wifi yang ingin diconnect 3. Setelah itu, Start terlebih dahulu, lalu klik tetheringnya. Kemudian Connect!!! 4. Setelah itu pindah ke tab security profiles. Kemudian itu klik New (+) 5. Masukkan password tethering anda. Lalu OK! 6. Kembali lagi ke tab Wirelles lalu ubah security profilenya menjadi profile1 (seperti yang sudah di setting di tab security profiles) 7.Agar mendapat address kita harus mengaktifkan DHCP Client. Masuk...

Konfigurasi Nstreme & Nv2 (MikroTik Wireless)

Assalamu'alaikum Warohmatullohi Wabarakatuh, Pada lab kali ini kita akan lanjutkan tentang konfigurasi Nstreme dan Nv2. Kedua fitur tersebut pasti mempunyai fungsi yang sangat penting dalam kinerja wireless. lalu ,apakah fungsi dari Nstreme dan Nv2? Nstreme, fungsinya memungkinkan untuk meningkatkan performa link, terutama link jarak jauh. Sedangkan Nv2 ialah wireless protocol yang dikembangkan oleh MikroTik untuk penggunaan Atheros 802.11 wireless chips. Pertama, kita akan konfigurasi wireless tanpa Nstreme dan Nv2, kita bandingkan nanti di traffic serta kecepatan bandwidth. Kita cek traffic dan bandiwidth sebelum memakai kedua fitur tersebut. Masuk ke wireless lalu ubah, Wireless protocol menjadi Any Lalu kita cek traffic serta kecepatan bandwidthnya setelah kita memakai protocol 'any' Selanjutnya, kita akan aktifkan protocol Nstreme. Pergi ke tab Nstreme di menu wireless. Centang kotak enable Nstreme. Kembali ke menu awal wireless, ganti w...